Cara Memilih Baby Sitter yang Baik untuk Anak

Cara Memilih Baby Sitter yang Bagus dan Baik untuk Anak

Memilih baby sitter di zaman sekarang ini bukan perkara yang mudah. Terlebih, sudah banyak pemberitaan mengenai tindak kekerasan yang dilakukan baby sitter terhadap anak asuhnya. Jadi, Anda sebagai orang tua harus hati-hati dalam memilihnya. Bila Anda mau cari baby sitter untuk asuh anak, ini cara memilih baby sitter yang bagus dan bisa diterapkan!

Tips Memilih Baby Sitter

Cara Memilih Baby Sitter yang Baik untuk Anak

1. Rekomendasi Baby Sitter dari Orang Terpercaya
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan dalam memilih baby sitter adalah dengan melalui rekomendasi dari orang yang sudah Anda percaya seperti orang tua, saudara, daycare anak Anda dan lainnya. Dengan rekomendasi ini, setidaknya Anda bisa tahu bagaimana latar belakang dari si baby sitter. Terlebih, kalau ia pernah jaga anak dari orang kepercayaan itu.

2. Temui Calon Baby Sitter dan Ajak Bicara
Saat ini, saking sibuknya orang kadang hanya menyeleksi baby sitter dengan melihat fotonya saja. Namun, hal ini sebaiknya tidak Anda lakukan kalau sedang cari baby sitter yang bagus untuk asuh buah hati. Sebab, akan sangat sulit menilai kinerja dan kepribadian orang hanya dari foto saja.

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk melakukan pertemuan tatap muka dan tanyakan hal-hal mendasar tentang perawatan anak padanya. Selain itu, perhatikan juga bagaimana tatapan matanya. Bila ia sering tak fokus melihat Anda atau sering berkedip, baiknya Anda hati-hati. Bisa aja, ia tak yakin dengan apa yang sedang diucapkannya.

3. Telusuri Rekam Jejak Pekerjaan dan Keluarganya
Riwayat pekerjaan dari baby sitter ini juga penting untuk diperhatikan. Tanyakanlah padanya mengenai pengalamannya mengasuh anak, berapa lama mengasuh anak dan mengapa tidak melanjutkan pekerjaan lama. Bila mungkin, carilah kontak atasan sebelumnya dan mintalah ia untuk menceritakan riwayat keluarganya secara detail.

Dengan begitu, Anda akan mendapatkan gambaran mengenai silsilah keluarganya. Bila ia menceritakannya secara berbelit atau informasi yang diberikan berubah-ubah, ada baiknya Anda waspada.

4. Bila Perlu, Tes Kepribadian
Bila cara memilih baby sitter pertama dan ketiga sudah Anda lakukan dan Anda merasa nyaman dengan si baby sitter, tak ada salahnya Anda mempertimbangkan melakukan tes kepribadian. Hal ini sangat penting dilakukan terlebih saat nanti, Anda akan mempercayakan anak Anda diasuh selama seharian olehnya.

Tak ada salahnya mengeluarkan uang sebesar ratusan ribu. Tujuannya untuk memastikan bahwa calon pengasuh anak Anda bukanlah orang yang emosional, labil dan mudah mengambil tindakan kekerasan.

5. Lakukan Observasi Selama Satu atau Dua Minggu
Sebaiknya, jangan langsung lepaskan anak Anda untuk diasuh baby sitter begitu saja. Usahakan untuk mengamati bagaimana ia berinteraksi dengan anak Anda selama satu atau dua minggu. Jelaskan juga padanya mengenai aturan yang Anda terapkan di rumah dan masalah kesehatan yang dialami anak bila ada.

6. Diskusikan Aturan Kerja
Bila semua hal di atas sudah Anda lakukan dan Anda merasa nyaman dengan si baby sitter, tak ada salahnya Anda mendiskusikan aturan kerja yang baik bagi anak Anda dan juga si baby sitter sehingga Anda dan ia sama-sama merasa nyaman.

Berapa Besaran Gaji dan Jam Kerja Baby Sitter

Gaji seorang baby sitter sebenarnya tidaklah sedikit. Bahkan kalau dibandingkan dengan pekerja kantoran selevel lulusan SMA, tak jauh berbeda. Di kota besar seperti Jakarta, gaji minimal seorang baby sitter adalah Rp750.000,- per bulan dan itu pun susah mendapatkan yang bersedia dibayar seharga itu.

Namun, pada umumnya, gaji seorang baby sitter ada di kisaran angka 1 hingga 1,5 juta per bulan. Tentu saja ada yang lebih dari itu. Pada keluarga yang memiliki anak lebih dari satu atau kembar, biasanya baby sitter tak mau memegang asuhan untuk lebih dari satu anak. Jadi, satu baby sitter hanya untuk satu anak saja.

Lalu, berapa lama jam kerja untuk seorang baby sitter dalam sehari dan apa saja beban kerjanya? Bila ditanya masalah ini, beban pekerjaan untuk si baby sitter adalah yang seputar pengasuhan anak saja. Ia tidak diberi tanggung jawab untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Ia hanya bertanggung jawab memberi makan, memandikan, menemani bermain dan lainnya.

Saat sakit, si baby sitter juga harus merawatnya. Jadi, kalau seperti ini, bisa dikatakan jam kerja dari seorang baby sitter adalah selama si anak yang berada dalam pengasuhannya tidak sedang tidur. Bahkan, untuk baby sitter yang mengasuh bayi baru lahir, jam kerjanya bisa lebih panjang.

Untuk Baby Sitter New Born, Apa Saja Tugasnya?

Meski sama-sama mengasuh anak, tugas baby sitter new born sebenarnya jauh lebih berat dari baby sitter balita. Sebab, ia memiliki jam kerja hampir seharian. Hal yang harus dilakukannya juga lebih banyak, di antaranya adalah sebagai berikut!

1. Memandikan Bayi
Salah satu tugas seorang baby sitter new born adalah memandikan bayi yang baru lahir. Ia harus memandikan bayi pada pagi dan sore hari. Untuk hal ini, seorang baby sitter harus punya keahlian khusus dan pengalaman karena memang harus sangat hati-hati.

2. Memberikan Susu, Vitamin dan Makan
Selain itu, tugas lainnya adalah memberikan susu, vitamin dan makan pada si bayi. Untuk bayi yang masih ASI, ia bertugas untuk mengetahui kapan waktu minum ASI dan mengingatkan ibunya. Tapi, kalau bayi diberi susu formula, maka si baby sitter tahu kapan jadwal pemberiannya.

Kalau bayi sudah berumur beberapa bulan dan siap diberi MPASI, si baby sitter juga bertugas memberikannya makanan dan vitamin. Anda bisa memilih baby sitter dari yayasan baby sitter yang terpercaya dan terbaik saja untuk urusan ini. Sebab, biasanya mereka diberikan pelatihan mendasar mengenai ini.

3. Mengganti Pakaian dan Popok serta Membersihkan Perlengkapan Lain
Selain itu, ia juga bertugas mengganti pakaian dan popok apalagi setelah ia selesai buang air. Bayi yang baru lahir pasti sering buang air. Oleh sebab itu, seorang baby sitter harus stand by mengurusinya dan menjaga kebersihan si bayi. Tak hanya itu, ia juga harus rajin membersihkan perlengkapan bayi yang lain untuk memastikan bayi nyaman.

4. Menidurkan Bayi
Baby sitter juga bertugas untuk menidurkan bayi terlebih bila orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Namun, kadang kalau ibu si bayi ada di rumah, tugas itu akan dilakukan sang ibu untuk menciptakan kedekatan antara ia dan buah hatinya. Selain itu, baby sitter juga bertugas untuk menemani segala aktivitas si bayi mulai dari bermain hingga bepergian.

Baca Juga : Penyebab Bayi Susah Tidur dan Tips Mengatasinya

Sekarang, Anda sudah tahu bagaimana cara memilih baby sitter yang baik dan bagus, kan? Nah, setelah Anda mendapatkannya, ada baiknya Anda juga harus tahu apa saja kewajiban Anda. Di antaranya, memberi gaji yang cukup dan jam kerja yang manusiawi untuk mereka. Dengan begitu, antara Anda dan si baby sitter tak akan ada yang merasa tak nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *