Mengajarkan Anak Mengerjakan PR

Cara Mengajarkan Anak Mengerjakan PR di Rumah

Banyaknya pekerjaan rumah atau PR dari sekolah tak hanya membuat anak stres, tapi juga orang tuanya. Apalagi bila soal dalam PR tersebut cukup sulit untuk dikerjakan. Namun, bukan berarti Anda bisa membiarkan anak untuk tidak mengerjakannya, ya! Anda bisa menerapkan cara mengajarkan anak mengerjakan PR di rumah agar selesai ini!

Penyebab Anak Malas Mengerjakan PR

Salah satu masalah yang jadi pikiran orang tua saat ini adalah anaknya yang susah sekali mengerjakan PR. Padahal, ini juga penting untuk pendidikannya. Daripada Anda emosi duluan dan bersikap keras padanya, ada baiknya Anda mengenali dulu penyebab anak tidak mengerjakan PR seperti di bawah ini!

1. PR Terlalu Sulit

Ini adalah masalah klasik yang jadi alasan anak untuk tidak mengerjakan PR. PR terlalu sulit sehingga membuat mereka frustasi dan kesulitan mengerjakannya. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah tanyakan pada anak apa kesulitannya dan mintalah bantuan pihak sekolah untuk mengevaluasi. Jika masalahnya ada pada buah hati Anda, maka Anda bisa beri les tambahan.

Kalaupun ini belum berhasil, Anda juga perlu melakukan evaluasi ulang mengenai jenis kelas, cara mengajar dan belajar serta sistem di sekolah tersebut. Tak menutup kemungkinan juga ada sebab lain anak kesulitan. Misalnya saja karena ia memiliki keterbatasan fisik dan kesulitan belajar.

2. PR Terlalu Membingungkan

Masalah lainnya adalah karena PR terlalu membingungkan. Meski sudah dijelaskan, anak terkadang masih susah mencerna info yang diberikan guru terkait PR. Ini bisa terjadi karena kemampuan anak yang kurang dalam memahami sesuatu atau memproses bahasa. Jika bukan karena itu, bisa saja anak hanya beralasan saja.

3. Anak Bosan

Alasan lain adalah karena ia bosan. Jika anak sudah bosan sehingga tak mau mengerjakan PR lagi, maka usahakanlah untuk berkonsultasi dengan guru dan tanya ke anak apa yang membuat ia bosan.

4. Anak Tidak Terorganisir

Alasan lain mengapa ada anak yang malas mengerjakan PR adalah karena ia tidak terorganisir. Misalnya saja, anak sudah ada niat untuk mengerjakan PR. Namun, ia lupa membawa buku tugasnya. Kalau sudah begini, orang tuanya perlu sekali untuk mengajarkan manajemen waktu pada anak.

5. Anak Merasa Terganggu

Selain itu, alasan anak tidak ingin mengerjakan PR adalah karena ia merasa terganggu. Untuk mengatasi ini, Anda harus menyeimbangkan antara waktu belajar dengan waktu bermainnya. Dengan waktu bermain dan belajar yang seimbang, ia tidak akan merasa terganggu saat mengerjakan PR.

6. Anak Tidak Termotivasi

Kurangnya motivasi dari orang tua juga bisa jadi penyebab anak malas-malasan mengerjakan PR. Untuk mengatasi masalah ini, semangatilah anak Anda agar tak mudah putus asa saat menyelesaikan PR-nya.

Baca Juga : Apa Penyebab Anak Tidak Mau Sekolah dan Cara Menghadapinya?

7. Lingkungan Terlalu Berisik

Lingkungan yang terlalu berisik juga bisa jadi sebab mengapa anak malas mengerjakan PR. Sebab, anak akan merasa susah untuk berkonsentrasi. Untuk mengatasi ini, Anda bisa meminta anggota keluarga lain untuk tidak terlalu ribut ketika si kecil mengerjakan PR.

8. Kesepian

Masalah lainnya juga bisa karena ia kesepian. Ada beberapa anak yang butuh teman saat mengerjakan PR. Kondisi sendirian di kamar bukan hal yang tak mungkin membuat anak menggantung dan merasa tak diperhatikan.

Cara Agar Anak Rajin Mengerjakan PR

Setelah tahu apa saja penyebab anak bisa malas mengerjakan PR, selanjutnya Anda bisa mencari tahu cara agar tidak malas mengerjakan PR. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti di bawah ini!

1. Atur Jadwal

Cara pertama adalah atur jadwalnya. Atur jadwal kapan anak harus mengerjakan PR. Sebaiknya, pilihlah waktu di mana anak berada dalam kondisi berenergi dan segar agar ia bisa lebih fokus dan berkonsentrasi saat mengerjakan PR.

2. Ikuti Pelajaran Anak

Hal lainnya yang bisa Anda lakukan adalah ikut update pelajaran anak. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui tujuan guru memberikan pekerjaan rumah untuk anak tersebut dan bagaimana cara mengerjakannya. Pastikan juga ibu selalu menanyakan PR apa yang dimiliki anak.

Jika PR yang diberikan terlalu banyak, cara mengajarkan anak mengerjakan PR adalah dengan mengatur jadwalnya. Usahakan untuk tidak mengerjakan semua dalam satu waktu agar anak tidak kelelahan dan stres.

3. Jangan Kerjakan PR-nya

Tips paling penting dalam mengajarkan anak mengerjakan PR adalah dengan tidak mengerjakan PR mereka. Pekerjaan rumah itu adalah tanggung jawab si kecil, bukan pekerjaan Anda. Jadi, biarkan ia melakukan sendiri. Dengan begitu, ia akan terlatih untuk bisa mencari jalan keluar atas masalahnya sendiri.

4. Jauhkan dari Gangguan

Jauhkan juga anak dari berbagai gangguan yang bisa memecah konsentrasinya ketika mengerjakan PR. Beberapa gangguan yang dimaksud adalah TV, gajet dan berbagai keributan lainnya.

5. Sediakan Fasilitas

Anda juga bisa coba dengan sediakan segala fasilitas yang diinginkan anak seperti peralatan tulis, komputer, meja khusus belajar dan lainnya. Bila perlu. Libatkan anak ketika memilih fasilitas tersebut agar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

6. Puji Usaha Mereka, Bukan Hasilnya

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk menyemangati anak agar rajin mengerjakan PR adalah dengan memuji usaha keras mereka. Ini adalah cara Anda untuk mengajarkan ketekunan pada si kecil dengan cara memotivasinya agar tak mudah menyerah, tekun dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi berbagai kesulitan.

Anda juga harus menanamkan pada diri mereka bahwa pekerjaan yang sudah dimulai sebisa mungkin harus diselesaikan. Tak masalah dengan hasilnya ke depan. Asalkan anak Anda mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, itu sudah lebih dari cukup.

Nah, itulah berbagai hal yang bisa Anda terapkan dalam cara mengajarkan anak mengerjakan PR dan beberapa hal yang jadi penyebab kenapa anak bisa malas mengerjakan PR. Mengenali semua masalah ini bisa membantu Anda menemukan jalan terbaik untuk si kecil. Kalau semua cara itu masih tak berhasil, cobalah untuk konsultasi dengan gurunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *