Cara Mengubah Perilaku Negatif Anak Jadi Positif

Cara Mengubah Perilaku Negatif Anak Jadi Positif

Merawat dan mengasuh buah hati memang bukan perkara yang mudah. Apalagi bila buah hati Anda sering membuat ulah dan terus menguji kesabaran. Sebelum Anda marah dan menghukumnya, ada baiknya kenali alasan anak berperilaku buruk dan cari tahu bagaimana cara mengubah perilaku negatif anak lebih dulu!

Alasan Mengapa Anak Jadi Nakal dan Sering Berperilaku Buruk

1. Rasa Penasaran dan Ingin Tahu yang Tinggi

Salah satu alasan mengapa anak suka berperilaku buruk adalah karena rasa penasaran dan ingin tahunya yang tinggi, terlebih di masa pra remaja. Anak ingin mengenal hal baru di sekitarnya dan inilah yang membuat rasa penasarannya sangat tinggi. Ini sebenarnya bagus, namun Anda tetap harus mengarahkannya ke arah yang tepat.

2. Mencari Perhatian

Anak yang berperilaku buruk juga bisa karena Anda. Anda kurang memberikannya perhatian sehingga hal itu mendorong mereka untuk berbuat nakal agar Anda setidaknya melihat ke arah mereka. Kasus ini cenderung terjadi pada anak korban perceraian, anak dengan orang tua yang sibuk bekerja atau anak yang dikucilkan teman.

3. Memiliki Masalah Medis

Alasan lain mengapa anak bisa berperilaku buruk karena ia memiliki masalah medis seperti disleksia, autisme, ADHD, gangguan bipolar, gangguan kecemasan dan gangguan kompulsif obsesif. Semua gangguan ini bisa memicu mereka melakukan kenakalan.

4. Cara Mengasuh yang Kurang Tepat

Cara pengasuhan yang Anda lakukan selama anak kecil juga bisa jadi penyebab anak melakukan kenakalan. Gaya pengasuhan seperti terlalu sering memberi kritik, over protektif atau menerapkan kekerasanlah yang menyebabkannya. Untuk cara mengurangi perilaku buruk pada anak karena ini, Anda harus mulai dari diri Anda sendiri dulu.

Cara Mengubah Perilaku Negatif Anak

1. Buat Aturan Umum

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mengubah perilaku buruk anak adalah dengan membuat aturan umum. Anak sebenarnya melakukan itu hanya karena ingin mendapat perhatian dan butuh dihargai. Ada baiknya, orang tua juga mematuhi aturan yang telah dibuat bersama dan terapkan juga hukuman serta imbalan sesuai kesepakatan yang telah ada.

2. Konsisten

Hal lain yang perlu Anda lakukan dalam cara mengatasi etika buruk adalah dengan tetap konsisten. Kesalahan terbesar orang tua adalah tidak konsisten dalam menerapkan aturan. Kebanyakan orang tua tidak bereaksi akan aturan yang dilanggar sehingga menggagalkan kebiasaan baik yang seharusnya dipatuhi.

Kalau sudah begini, anak Anda tidak bisa tahu yang mana yang baik dan tidak. Jangan pernah mengizinkan anak melanggar aturannya karena ia akan menganggap aturan adalah hal yang bisa dilanggar.

3. Berikan Penjelasan pada Anak

Anda juga perlu memberikan penjelasan pada anak mengapa perilaku mereka salah dan bagaimana dampak yang harus dihadapi. Meski usia mereka masih sangat muda, mereka tetap perlu tahu alasannya. Tak masalah bila mereka tak memahami secara keseluruhan, namun setidaknya akan timbul kesadaran dalam dirinya untuk berbuat lebih baik.

Baca Juga : Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

4. Menghargai Proses

Memberikan penghargaan pada si kecil seringkali menjadi hal yang sulit dilakukan orang tua. Padahal, ini adalah cara membentuk perilaku anak yang baik dan cukup ampuh mengubah perilaku buruknya. Anda bisa membuat grafik, poin atau bintang untuk menghitung perilaku anak.

Meski nantinya anak Anda akan berbuat baik karena ada imbalan, jangan takut dulu. Anda bisa membiasakannya lebih dulu lalu mengajarkan lagi soal ini. Walaupun Anda tak memberikan penghargaan berupa hal yang besar, Anda bisa memberikan mereka ucapan terima kasih.

5. Hindari Hukuman Fisik

Dalam hal mengajarkan kebaikan pada anak, jangan sekali-sekali menerapkan hukuman fisik pada mereka. Menghukum secara fisik hanya akan menjadi hambatan dan mengubah perilaku buruk anak. Dengan menerapkan kekerasan fisik ini, anak tak akan berubah menjadi lebih baik.

Disiplin bertujuan untuk mengenalkan pada anak bahwa ada perbedaan antara berperilaku baik dan buruk dan ada konsekuensi yang harus diterima untuk semuanya. Kalau Anda memberikan mereka hukuman fisik, mereka tak akan memahami apa yang telah ia lakukan dan tahu alasan mengapa hal itu salah.

Nah, itulah cara mengubah perilaku negatif anak menjadi lebih baik dan alasan mengapa anak bisa berperilaku nakal sejak kecil. Perilaku anak berdasarkan pada orang tuanya juga. Oleh sebab itu, Anda harus memberikan contoh yang baik bila ingin anak berperilaku baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *